Selasa, 31 Oktober 2017

Resep Kue Ketapang

1. Ahmad Afifudin Syakuri 

2. Aldino Rio Ronaldo

3. Fransiska Natalia Pramesti 

4. Puan Candra Syahanani

5. Rachma Dewinda 

6. Salsabila Dewi Amalia


Bahan-bahan
1 porsi
  1. 400 gr tepung terigu
  2. 1 butir telur ayam
  3. 4 sdm mentega (cairkan)
  4. 7 sdm gula putih
  5. 1 sdm susu bubuk
  6. secukupnya Minyak goreng

Langkah


  1. Pecahkan telur, campurkan dengan gula. Aduk hingga larut.






  2. Tambahkan susu bubuk dan mentega yg sudah di cairkan. Aduk hingga rata.






  3. Masukan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil di uleni hingga adonan kalis (tidak lengket di tangan)



  4. Bentuk adonan menjadi bulat kecil dulu lalu gulung2 dgn tangan hingga adonan menjadi panjang.


  5. Potong2 adonan bentuk menyerong dgn gunting. Lakukan hingga adonan habis.







  6. Goreng adonan hingga berwarna kuning kecoklatan. Angkat, lalu tiriskan.







Minggu, 29 Oktober 2017

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Mudah

Siapa yang tidak kesal jika memiliki kulit berjerawat? Masalah kulit yang satu ini sering membuat kita tidak percaya diri.
Jerawat atau acne vulgaris dalam istilah medis, pada dasarnya adalah benjolan yang timbul akibat penyumbatan pori atau peradangan pada kulit yang disertai dengan nanah atau darah.
Banyak faktor yang dapat memicu timbulnya jerawat diantaranya infeksi akibat bakteri P. acne, kulit berminyak, ketidakseimbangan hormon, pola makan yang tidak sehat dan lain sebagainya.

Cara menghilangkan jerawat secara alami

Banyak cara yang dilakukan orang untuk menghilangkan jerawat. Mulai dari facial di salon atau klinik kecantikan ternama hingga membeli produk-produk penghilang jerawat.
Bagi anda yang ingin mengatasi jerawat dengan biaya yang murah, cobalah menggunakan bahan-bahan alami yang telah terbukti mampu mengatasi masalah jerawat, meskipun efeknya tidak secepat produk anti jerawat yang dijual di pasaran.
Berikut adalah beberapa cara menghilangkan jerawat dengan bahan-bahan alami :

1. Masker Alpukat dan Madu

Alpukat dan madu adalah salah satu kombinasi terbaik untuk mengatasi masalah jerawat. Madu, bahan alami yang dikenal sejak dulu memiliki banyak manfaat untuk kulit karena mengandung hidrogen peroksida yang bersifat antibakteri.
Sementara alpukat kaya akan vitamin E yang dapat menembus pori – pori kulit dan mengurangi peradangan pada kulit.
  1. Ambil daging buah alpukat dan masukkan ke dalam wadah
  2. Haluskan daging buah alpukat
  3. Tambahkan satu sendok madu lalu aduk hingga rata
  4. Tambahkan juga perasan lemon (opsional)
  5. Aplikasikan masker pada wajah yang berjerawat selama 15 – 20 menit
  6. Bilas dengan air hangat

2. Baking Soda

Baking soda dapat menetralkan keasaman kulit sehingga bakteri penyebab jerawat tidak mampu hidup lama pada wajah anda. Tidak hanya membunuh bakteri, baking soda juga dapat mengikis sel kulit mati dan membersihkan pori – pori yang tersumbat serta menyerap minyak berlebih.
  1. Buatlah pasta baking soda dengan mencampur 2 sendok makan baking soda dengan 1 sendok makan air,  kemudian oleskan pada area kulit wajah yang berjerawat
  2. Biarkan pada wajah selama kurang lebih 15 menit kemudian bilas dengan air hangat dan keringkan
Perlu diperhatikan, sebelum menggunakan pasta baking soda sebaiknya anda mengecek terlebih dahulu reaksinya pada kulit anda. Oleskan sedikit pasta pada sebagian area wajah. Jika tidak muncul reaksi kulit yang kemerahan, maka pemakaian bisa dilanjutkan.

3. Lemon

Asam askorbat-L yang terkandung dalam lemon dapat mengurangi masalah peradangan pada kulit berjerawat serta membersihkan pori – pori wajah yang tersumbat. Lemon juga dikenal baik sebagai pencerah kulit dan penghilang noda pada wajah.
  1. Siapkan satu buah lemon
  2. Tekan sedikit lemon, potong menjadi dua bagian, lalu peras
  3. Oleskan pada wajah anda
  4. Biarkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air dingin dan keringkan dengan handuk
  5. Lakukan perawatan ini secara rutin sekali dalam sehari untuk mengatasi masalah jerawat

4. Pasta gigi

Fluoride, triclosan, hidrogen peroksida adalah beberapa bahan aktif dalam pasta gigi yang dapat mencegah iritasi kulit, mengeringkan jerawat dan mengurangi peradangan pada wajah. Cara menggunakan pasta gigi sebagai obat jerawat juga sangat mudah.
  1. Oleskan pasta gigi langsung pada jerawat dan hindari mengoleskan pasta gigi ke seluruh area kulit wajah
  2. Biarkan selama kurang lebih 2 jam atau semalaman
  3. Bilas wajah dengan air dingin dan keringkan
Sebaiknya hindari penggunaan pasta gigi pada kulit sensitif. Pilih pasta gigi dengan kandungan floride yang lebih rendah. Jika mungkin, gunakan pasta gigi organik.

5. Ketimun

Tidak kita sadari bahwa ketimun memiliki manfaat yang luar biasa untuk kulit. Ketimun kaya akan antioksidan, mineral, asam amino dan vitamin C yang berkhasiat untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh, membersihkan jerawat serta melembabkan kulit.
  1. Potong ketimun tipis tipis lalu aplikasikan pada wajah yang berjerawat dan diamkan selama kurang lebih 15 menit
  2. Bilas wajah dengan air hangat
Untuk hasil yang lebih maksimal, minumlah jus ketimun yang dicampur dengan perasan jeruk nipis. Jus ketimun dapat membersihkan tubuh dan mengeluarkan racun dari dalam.

6. Minyak Pohon Teh ( Tea Tree Oil)

Tea tree oil atau minyak pohon teh adalah bahan yang biasa ditemui dalam produk – produk anti jerawat. Minyak pohon teh adalah minyak daun tanaman malaeuca yang berasal dari Australia . Zat terpenoid dalam minyak pohon teh dapat mengusir bakteri penyebab jerawat sehingga dapat digunakan untuk mengatasi jerawat.
  1. Campurkan 5 ml minyak pohon teh dengan 95 ml air
  2. Oleskan pada area kulit yang berjerawat dengan kapas
  3. Lakukan 2 – 3 kali sehari
Perhatian :
Minyak pohon teh dapat menimbulkan alergi pada kulit. Sebelum mengaplikasikannya pada kulit, ada baiknya menguji reaksinya terlebih dahulu.
Oleskan sedikit minyak pada pergelangan tangan dan lihatlah reaksinya setelah beberapa jam. Apabila tidak timbul reaksi seperti kemerahan atau gatal, maka minyak dauh teh aman jika diaplikasikan pada wajah yang berjerawat.

7. Kulit Jeruk

Vitamin C dan asam alpha hidroksi dalam kulit jeruk mampu membersihkan pori – pori kulit yang tersumbat debu dan kotoran serta mengangkat sel kulit mati.
  1. Keringkan kulit jeruk di bawah matahari selama beberapa hari sampai benar benar kering.
  2. Haluskan kulit jeruk yang telah dikeringkan tadi
  3. Tambahkan air secukupnya pada bubuk kulit jeruk dan aduk hingga menjadi pasta
  4. Oleskan pasta pada wajah yang berjerawat dan diamkan selama beberapa menit
  5. Bilas dengan air hangat

8. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel yang biasa anda beli di supermarket dapat digunakan untuk mengatasi masalah jerawat. Cuka sari apel mengandung asam malat dan asam laktat yang dapat mengangkat sel kulit mati serta antioksidan yang berfungsi mempercepat proses penyembuhan kulit akibat jerawat.
  1. Campurkan 5 ml cuka sari apel dengan 95 ml air
  2. Oleskan pada wajah yang berjerawat menggunakan kapas
  3. Biarkan selama 10-20 menit kemudian bilas dengan air hangat
  4. Untuk hasil yang lebih efektif, lakukan sebelum tidur dan biarkan selama semalaman

9. Putih Telur

Putih telur dapat mengecilkan pori – pori kulit serta mengurangi minyak berlebih yang merupakan penyebab jerawat. Enzim lysozim yang terkandung dalam putih telur dapat menghancurkan dinding sel bakteri penyebab jerawat.
Selain itu, putih telur juga terbukti ampuh untuk menghilangkan komedo yang biasanya bersarang di hidung.
  1. Ambil sebutir telur, pisahkan kuning dan putih telur.
  2. Kocok putih telur hingga mengembang
  3. Oleskan pada wajah hingga mengering
  4. Bilas dengan air hangat

10. Lidah Buaya

Lidah buaya dikenal sebagai bahan alami yang ampuh mengatasi masalah jerawat. Lidah buaya mengandung banyak zat aktif yang dapat mengusir jerawat.
Beberapa diantaranya adalah hormon giberelin dan polisakarida yang mampu membunuh bakteri penyebab jerawat serta antioksidan, mineral, vitamin C dan E yang mempercepat penyembuhan kulit yang berjerawat.
  1. Potong lidah buaya menjadi dua bagian
  2. Potong bagian samping lidah buaya yang berduri
  3. Iris bagian atas untuk mengambil gelnya, kemudian masukkan ke dalam wadah
  4. Haluskan gel lidah buaya
  5. Oleskan gel lidah buaya pada area kulit yang berjerawat
  6. Biarkan selama 3 – 5 menit
  7. Bilas dengan air dingin

11. Pepaya

Pepaya mengandung enzim papain yang berfungsi mengikis sel kulit mati, dan antioksidan serta vitamin yang dapat mencerahkan kulit wajah, mengatasi kulit kemerahan akibat jerawat dan mengurangi peradangan pada kulit.
  1. Bersihkan pepaya dan potong menjadi beberapa bagian
  2. Haluskan pepaya hingga menjadi bubur
  3. Tambahkan satu sendok madu atau lemon (opsional)
  4. Oleskan pada area wajah yang berjerawat
  5. Diamkan selama kurang lebih 15 menit
  6. Bilas dengan air hangat

12. Bawang Putih

Tidak diragukan lagi, bawang putih adalah salah satu bahan alami yang efektif menghilangkan jerawat. Bawang putih mengandung senyawa thiacremonon sulfur yang dapat mengeringkan jerawat serta senyawa allicin yang bersifat antiseptik yang mampu menangkal bakteri penyebab jerawat.
  1. Haluskan bawang putih lalu oleskan pada jerawat
  2. Diamkan selama beberapa menit
  3. Bilas dengan air hangat
  4. Untuk hasil yang lebih optimal, bawang putih yang telah dihaluskan dapat dicampur dengan cuka sari apel sebelum dioleskan ke wajah

13. Scrub Gula

Gula murni mengandung AHA dan asam glikolat yang baik untuk membersihkan wajah dari sel kulit mati serta menghilangkan jerawat dan bekas yang ditinggalkan.
Tidak hanya itu, gula dapat membunuh bakteri penyebab jerawat karena dinding sel bakteri pada dasarnya tidak tahan terhadap gula.
  1. Cukup campurkan 2 sendok makan gula dengan satu sendok makan air
  2. Aduk hingga menjadi pasta
  3. Oleskan scrub pada wajah selama 15 – 20 menit
  4. Bilas dengan air hangat dan keringkan

14. Madu

Madu sudah digunakan dalam perawatan kecantikan sejak zaman dahulu. Antiseptik yang terkandung dalam madu mampu membunuh bakteri dan mengurangi peradangan pada kulit akibat jerawat.
Madu juga berfungsi sebagai probiotik alami yang tidak hanya efektif mengurangi jerawat tetapi mencegah timbulnya jerawat baru.
  1. Siapkan beberapa tetes madu
  2. Oleskan madu langsung pada bagian yang berjerawat dengan kapas
  3. Diamkan selama 45 menit
  4. Setelah madu mengering dan lengket, bilas dengan air dingin dan keringkan
  5. Anda dapat melakukukan perawatan ini selama 3 kali dalam seminggu

15. Es Batu

Es batu dapat menghilangkan minyak berlebih dan kotoran yang merupakan penyebab jerawat. Selain itu, es batu juga berfungsi menenangkan kulit dan mengurangi peradangan yang ditimbulkan akibat jerawat.
  1. Pastikan air yang digunakan untuk membuat es batu tersebut steril
  2. Bungkus es batu secukupnya dengan kain bersih
  3. Oleskan atau diamkan pada wajah yang berjerawat selama beberapa detik
  4. Ulangi proses tersebut hingga beberapa kali pada area yang lain
  5. Lakukan perawatan ini sampai jerawat mengempis.

Tips mencegah timbulnya jerawat

Agar bahan – bahan alami tersebut dapat berfungsi dengan baik, maka perawatan harus dilakukan secara teratur. Berikut cara mencegah timbulnya jerawat agar tidak datang kembali :

1. Rajin membersihkan wajah


cara menghilangkan jerawat
Gambar dari glamourzglitz.com

Rawatlah kesehatan wajah dengan membersihkan wajah minimal dua kali sehari dengan pembersih wajah. Pilih pembersih yang sesuai dengan jenis kulit dan aman untuk kulit wajah.
Saat ini sudah banyak pembersih yang mengandung bahan alami di pasaran. Rajin membersihkan wajah adalah kunci dalam menjaga kulit dari kotoran dan minyak berlebih yang dapat menyebabkan jerawat.

2. Jangan sentuh jerawat anda, apalagi dipencet

Jika wajah anda sedang berjerawat, jangan pernah menyentuh wajah dengan tangan kotor apalagi memencetnya. Memencet jerawat dapat memperparah kondisi kulit dan menimbulkan bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

3. Hindari make up berlebihan

Jangan terlalu sering menggunakan make up atau riasan berlebihan. Gunakan make up yang sesuai dengan jenis kulit dan hanya pada kondisi tertentu. Jangan lupa untuk membersihkan make up sebelum tidur.

4. Rajin berolahraga


cara menghilangkan jerawat
Gambar dari runninginthefamily.com

Rajin berolahraga baik untuk menyeimbangkan hormon dan mengurangi resiko stress yang berdampak pada timbulnya jerawat. Mandi dengan air hangat setelah berolahraga dapat membersihkan tubuh dari keringat dan minyak yang dapat menyebabkan jerawat.

5. Pola makan yang sehat

Menu makanan sehat dan seimbang dapat menjaga kesehatan kulit. Konsumsi buah dan sayur diyakini dapat membersihkan wajah dari racun serta mengatasi jerawat dari dalam. Jika anda sering mengalami masalah jerawat ada baiknya hindari makanan berminyak, berlemak, cepat saji dan kafein.

Penutup

Demikian beberapa cara menghilangkan jerawat secara alami tanpa perlu merogoh kocek dalam. Bahan alami lebih aman digunakan dibanding dengan obat-obatan yang mengandung bahan kimia.
Meskipun bahan kimia memang bisa mengatasi jerawat secara cepat akan tetapi obat-obatan kimia tersebut dapat menimbulkan efek samping jika digunakan secara terus menerus. Penggunaan bahan alami untuk mengatasi jerawat memerlukan kesabaran dan ketekunan. Oleh karena itu, gunakan bahan alami secara rutin dan disiplin untuk memperoleh hasil yang diinginkan.

Selasa, 24 Oktober 2017

RESEP DONAT UBI UNGU


Bahan-bahan :
  • Ubi ungu kukus
  • Tepung mocaf (bisa juga menggunakan tepung terigu)
  • Telur
  • Gula Pasir
  • Minyak
  • Margarine 
  • Pengembang kue 1 bungkus
  • Susu bubuk 
  • Gula halus
  • Meses
  • Tisu makan

Alat masak :
  • Wajan
  • Muntu
  • Sotil
  • Mangkok
  • Piring Saji
  • Baskom

Cara membuat :
  1. Haluskan ubi ungu menggunakan muntu
  2. Masukkan ubi ungu yang sudah dihaluskan dalam baskom
  3. Lalu masukkan juga tepung mocaf, telur, gula pasir secukupnya, susu bubuk,  dan pengembang secukupnya kemudian aduk
  4. Panaskan margarin, setelah itu masukkan kedalam adonan donat tadi
  5. Uleni adonan donat
  6. Buat bualatan-bulatan menggunakan adonan tadi lalu tunggu 30 menit sampai mengembang
  7. Setelah 30 menit bulatan tadi di uleni lagi dan dibentuk donat
  8. Siapkan wajan dikompor lalu tuang minyak
  9. Nyakan kompor dan tunggu sampai minyak panas
  10. Setelah dirasa minyak sudah memanas masukan adonan berbentuk donat
  11. Goreng donat sampai berwarna kecoklatan
  12. Tiriskan donat dalam mangkok yang di isi tisu makan lalu tunggu sampai dingin
  13. Sajikan donat dalam piring saji dengan menambahkan gula halus dan meses

Foto-foto :



Nama kelompok :



  1. Ahmad Afifudin Syakuri
  2. Aldino Rio Ronaldo
  3. Fransiska Natalia Pramesti
  4. Puan Candra Syahanani
  5. Rachma Dewinda
  6. Salabila Dewi Amalia

PENELITIAN PENAMPANG AKAR BATANG DAUN PADA TUMBUHAN

PENELITIAN PENAMPANG AKAR BATANG DAUN PADA TUMBUHAN

Nama kelompok :
Ahmad afifudin
Aldino rio ronaldo
Alya jefriani ekaria
Puan candra Syahanani

penelitian penampang pada tumbuhan

alat dan bahan


 

              mikroskop


                     silet


gelas beker dan pipet


               kaca preparat


                 kecambah

cara kerja :

  • iris tipis bagian akar batang  kecambah dan daun hijau dengan silet
  • taruhkan irisan tipis tersebut kepada 3 kaca preparat
  • beri setetes air pada setiap bagian tumbuhan
  • taruhkan kaca preparat yang sudah diberi irisan tipis dan air ke mikroskop
  • lihat hasilnya melalui lensa mikroskop
hasil kinerja :
 
penampang batang pada kecambah

 penampang akar pada kecambah

penampang daun pada tumbuhan hijau

Selasa, 10 Oktober 2017

Hipotensi


Hipotensi

Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)

Tekanan_Darah_Rendah_(Hipotensi).jpg

DEFINISI

  • Hipotensi (tekanan darah rendah) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah lebih rendah dari 90/60 mmHg atau tekanan darah cukup rendah sehingga menyebabkan gejala-gejala seperti pusing dan pingsan.
  • Mempertahankan tekanan pada saat darah meninggalkan jantung dan beredar ke seluruh tubuh sangat penting. Tekanan harus cukup tinggi untuk mengantarkan oksigen dan zat makanan ke seluruh sel di tubuh dan membuang limbah yang dihasilkan.
  • Jika tekanan terlalu tinggi, bisa merobek pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan di dalam otak (stroke hemoragik) atau komplikasi lainnya.
  • Jka tekanan terlalu rendah, darah tidak dapat memberikan oksigen dan zat makanan yang cukup untuk sel dan tidak dapat membuang limbah yang dihasilkan sebagaimana mestinya.
MEKANISME KOMPENSASI
Terdapat 3 faktor yang membantu menentukan tekanan darah:
  1. Jumlah darah yang dipompa dari jantung
    Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya (cardiac output, curah jantung), semakin tinggi tekanan darah.
    Banyaknya darah yang dipompa mungkin berkurang jika irama jantung melambat atau kontraksinya melemah, seperti yang bisa terjadi setelah suatu serangan jantung (infark miokardium).
    Denyut jantung yang sangat cepat, yang bisa mengurangi efisiensi pompa jantung, juga bisa mengurangi curah jantung.
  2. Volume darah di dalam pembuluh darah
    Semakin banyak darah berada di dalam sirkulasi, semakin tinggi tekanan darah.
    Kehilangan darah karena dehidrasi atau perdarahan bisa mengurangi volume darah dan menurunkan tekanan darah.
  3. Kapasitas pembuluh darah.
    Semakin kecil kapasitas pembuluh jantung, semakin tinggi tekanan darah.
    Pelebaran (dilatasi) pembuluh darah menyebabkan menurunnya tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah menyebabkan tekanan darah meningkat.
  • Sistem sensor, terutama yang berada di leher dan dada, memantau tekanan darah secara konstan. Jika ditemukan perubahan yang disebabkan oleh salah satu dari ketiga faktor diatas, sistem sensor akan memicu suatu perubahan pada salah satu faktor untuk mengkompensasi sehingga tekanan darah yang stabil dapat dipertahankan.
  • Saraf membawa sinyal dari sistem sensor tersebut dan dari pusat otak ke beberapa organ penting:
    • Jantung, untuk merubah kecepatan dan kekuatan denyut jantung (merubah jumlah darah yang dipompa)
    • Ginjal, untuk mengatur pengeluaran air (merubah volume darah dalam sirkulasi)
    • Pembuluh darah, untuk menyebabkan konstriksi/pengkerutan atau dilatasi/pelebaran (merubah kapasitas pembuluh darah).
  • Oleh karena itu, jika pembuluh darah melebar (yang cenderung akan menurunkan tekanan darah), sistem sensor dengan segera mengirimkan sinyal melaui otak dan menuju ke jantung untuk meningkatkan denyut jantung, sehingga curahan darah dari jantung meningkat dan terjadi perubahan tekanan darah.
  • Tekanan darah rendah juga bisa merupakan akibat dari kelainan fungsi di dalam mekanisme yang mempertahankan tekanan darah.
  • Contohnya jika kemampuan saraf untuk menghantarkan sinyal terganggu karena berbagai penyakit, maka mekanisme kompensasi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

PENYEBAB

Penyebab Tekanan Darah Rendah
Perubahan Dalam Mekanisme KompensasiPenyebab
Curah jantung berkurangIrama jantung abnormal
Kerusakan, hilangnya atau kelainan fungsi otot jantung
Penyakit katup jantung
Emboli pulmoner
Volume darah berkurangPerdarahan hebat
Diare
Keringat berlebihan
Berkemih berlebihan
Meningkatnya kapasitas pembuluh darahSyok septik
Pemaparan oleh panas
Diare
Obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE)

GEJALA

Penderita biasanya akan merasakan pusing atau pingsan.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan tekanan darah.
Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:
  • Pemeriksaan darah
  • Biakan darah
  • EKG
  • Analisa air kemih
  • Rontgen perut
  • Rontgen dada.

PENGOBATAN

Berikut obat yang dapat digunakan untuk penyakit ini :
KATEGORI OBATSUBKATEGORI OBATNAMA GENERIK OBAT
Obat Penawar Racun dan DetoksifikasiObat Penawar RAcun dan DetoksifikasiAtropine
Obat Jantung, Pembuluh Darah dan DarahVasokonstriktorMidodrine
Heptaminol
Obat Vasodilator Perifer & Aktivator SerebralCiticoline

PENCEGAHAN

Tergantung pada penyebab tekanan darah rendah, Anda mungkin dapat mengambil langkah-langkah tertentu untuk membantu mengurangi atau bahkan mencegah gejala. Beberapa saran meliputi:
  1. Minum lebih banyak air, kurang alkohol. Alkohol adalah menyebabkan dehidrasi dan dapat menurunkan tekanan darah, bahkan jika Anda minum berlebihan. Air, di sisi lain, memerangi dehidrasi dan meningkatkan volume darah.
  2. Ikuti pola makan yang sehat. Dapatkan semua nutrisi yang Anda butuhkan untuk kesehatan yang baik dengan berfokus pada berbagai makanan, termasuk biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan daging ayam dan ikan. Jika dokter Anda menyarankan meningkatkan asupan natrium Anda tetapi Anda tidak suka banyak garam pada makanan Anda, coba gunakan kecap alami – suatu setara 1.200 miligram natrium per sendok makan – atau menambah campuran sup kering, juga sarat dengan natrium.
  3. Bergerak perlahan ketika mengubah posisi tubuh. Anda mungkin dapat mengurangi rasa pusing dan pening yang terjadi dengan tekanan darah rendah pada waktu berdiri dengan bergerak perlahan ketika Anda pindah dari tidur ke posisi berdiri. Sebelum turun dari tempat tidur di pagi hari, bernapas dalam-dalam selama beberapa menit dan kemudian pelan-pelan duduk sebelum berdiri. Tidur dengan kepala tempat tidur Anda sedikit lebih tinggi juga dapat membantu memerangi efek gravitasi. Jika Anda mulai mendapatkan gejala sambil berdiri, silangkan paha dalam mode gunting dan remas, atau letakkan satu kaki di atas pinggir meja atau kursi dan bersandar ke depan sejauh mungkin. Manuver ini mendorong darah mengalir dari kaki ke jantung Anda.
  4. Makan sedikit, makanan dengan karbohidrat rendah. Untuk membantu mencegah tekanan darah menurun tajam setelah makan, makan porsi kecil beberapa kali sehari dan batasi makanan karbohidrat tinggi seperti kentang, nasi, pasta dan roti. Minum kopi atau teh berkafein dengan makanan mungkin untuk sementara waktu meningkatkan tekanan darah, dalam beberapa kasus sebanyak 3-14 milimeter air raksa (mm Hg). Tapi karena kafein dapat menyebabkan masalah lain, tanyakan kepada dokter Anda sebelum meningkatkan asupan kafein Anda.

Resep Kue Ketapang

1. Ahmad Afifudin Syakuri  2. Aldino Rio Ronaldo 3. Fransiska Natalia Pramesti  4. Puan Candra Syahanani 5. Rachma Dewinda  6. S...